Patok Harga Tak Wajar! Pemkab Tanbu Warning Pedagang Siring Pagatan

- Redaksi

Rabu, 1 Mei 2024 - 11:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Bumbu, KalimantanView.com – Pedagang dikawasan Kuliner Siring Pagatan Desa Sungai Lembu Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, sempat dihebohkan nitizen di media sosial lantaran ada pedagang yang memberikan harga tidak wajar kepada pengunjungnya.

Itu sempat viral di media sosial khususnya Tiktok dan facebook, mengakibat munculnya komentar negatif terkait wisata kuliner Siring Pagatan.

Menindaklanjuti kabar itu, Kepala Desa Sungai Lembu H Rusniansyah dan Camat Kusan Hilir, Amirullah, langsung memanggil pedagang bersangkutan untuk berikan klarifikasi di kantor desa, Selasa (30/4/2024).

Sebab dianggap merusak citra Kawasan Wisata Kuliner tersebut. Warung itu bahkan sempat mau ditutup oleh kepala desa namun Camat Kusan Hilir memilih untuk minta klarifikasi dan memberikan pembinaan terlebih dahulu di kantor desa.

Saat menjelaskan dihadapan aparatur desa dan BPD, pemilik warung mengakui tidak seperti yang tertulis dimedia sosial. Apa yang tertera di media sosial tidak sesuai dan berlebihan.

Setelah adanya penjelasan tersebut, Kepala Desa dan Camat pun memberikan pemahaman terkait harga yang melambung bisa mencoreng nama baik kawasan wisata. Selain itu, warga juga tidak akan datang lagi dan itu tentu saja merugikan para pedagang sendiri.

Baca Juga :  Bupati Andi Rudi Latif Hadiri Pengukuhan Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel

Kepala Desa Sungai Lembu, H Rusniansyah memberikan arahannya agar tidak membuat kegaduhan seperti harga yang melambung tinggi. Ia juga menegaskan kualitas dan fasilitas yang disediakan harus sesuai sehingga tidak menimbulkan kekecewaan kepada pelanggan.

Sebagai langkah konkret, pihaknya akan segera membuat regulasi terkait penerapan daftar menu dan harga. Selain itu tidak menaikkan harga yang bisa membuat pengunjung terkejut saat ingin bayar.

“Soal harga memang tidak bisa disamakan tetapi harus disesuaikan fasilitasnya dan kualitasnya. Persoalan yang viral dimedia sosial, pedagang sudah kita panggil dan berikan pembinaan dan beberapa hari kedepan, semua pedagang kami wajibkan untuk membuat daftar menu dan harganya untuk ditampilkan,” katanya.

Artinya, bila daftar menu dan harga sudah ada, maka pengunjung sudah bisa menilai sendiri. Ketika masuk di warung, maka sudah tahu berapa estimasi uang yang dipersiapkan untuk bayar makan.

“Saya rasa ini solusi agar pengunjung tidak terkejut. Dan kami sudah menegaskan kepada para pedagang untuk tidak mengangkat harga tinggi karena akan merugikan diri sendiri dan berdampak pada kawasan wisata,” ucap H Rusni.

Baca Juga :  Kepala Puskesmas di Tanbu Ikuti Workshop Penguatan Kapasitas FKTP

Dia juga menegaskan, pedagang yang nantinya tidak mengikuti regulasi atau fakta integritas yang disepekati, maka usaha warungnya akan ditutup.

Sementara itu, Camat Kusan Hilir Amirullah, juga mengatakan saat ini para pedagang yang ramai diperbincangkan telah dipanggil dan diberikan pembinaan siap mengikuti aturan.

Diakuinya, kepala desa sempat ingin menutup namun ia memilih untuk memanggil pedagang untuk menjelaskan itu. Dalam pernyataan memang harga lumayan namun mereka beralasan cukup sesuai karena memiliki karyawan dan menyewa tempat sehinga harga lebih mahal dibandingkan milik sendiri dan tidak miliki pelayan.

Amirullah juga meminta kepada para pedagang terkait harga boleh berbeda tetapi tidak jauh. Harga mahal tentu juga menjadi pilihan bagi para pengunjung sebagai pembanding dengan catatan menampilkan daftar harga makanan dan minumannya.

“Kami juga himbau kepada para pengunjung agar tak segan bertanya daftar menu makanan dan minuman di tempat itu agar tidak ada yang dirugikan. Bila terlalu mahal, masih ada pilihan tempat disepanjang Siring Pagatan,” pungkasnya

Berita Terkait

Andi Rudi Latif Buka Aksi Inovasi Tanah Bumbu, Ratusan Lowongan Kerja hingga Layanan Publik Tersedia
Jaga Transparansi Keuangan, Bupati Andi Rudi Latif Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK
Mimpi Konektivitas Terwujud, Kontrak Jembatan Pulau Laut Tanah Bumbu–Kotabaru Resmi Diteken
Satu Bulan Penuh Kemeriahan, Hari Jadi ke-23 Tanah Bumbu dan Mappanre Ritasi’e Siap Digelar
Wabup H Bahsanuddin Dukung Turnamen Domino ORADO di Tanah Bumbu
Tangis Haru Neli Yati, Warga Karang Bintang yang Diberangkatkan Umroh oleh Andi Rudi Latif
Dishub Tanah Bumbu Sabet Juara I Festival Tanglong 2026, Visualisasikan Kisah Kapal Nabi Nuh
Meriah! Andi Rudi Latif Lepas Ratusan Peserta Festival Tanglong Tanah Bumbu 2026

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 09:01 WITA

Andi Rudi Latif Buka Aksi Inovasi Tanah Bumbu, Ratusan Lowongan Kerja hingga Layanan Publik Tersedia

Kamis, 2 April 2026 - 11:33 WITA

Jaga Transparansi Keuangan, Bupati Andi Rudi Latif Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK

Rabu, 1 April 2026 - 20:53 WITA

Mimpi Konektivitas Terwujud, Kontrak Jembatan Pulau Laut Tanah Bumbu–Kotabaru Resmi Diteken

Rabu, 1 April 2026 - 09:44 WITA

Satu Bulan Penuh Kemeriahan, Hari Jadi ke-23 Tanah Bumbu dan Mappanre Ritasi’e Siap Digelar

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:52 WITA

Wabup H Bahsanuddin Dukung Turnamen Domino ORADO di Tanah Bumbu

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:24 WITA

Dishub Tanah Bumbu Sabet Juara I Festival Tanglong 2026, Visualisasikan Kisah Kapal Nabi Nuh

Senin, 23 Maret 2026 - 11:53 WITA

Meriah! Andi Rudi Latif Lepas Ratusan Peserta Festival Tanglong Tanah Bumbu 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 11:41 WITA

Maraton Sahur On The Road, Andi Rudi Latif Santuni Warga hingga Pantau Pemudik

Berita Terbaru

Advetorial

Wabup H Bahsanuddin Dukung Turnamen Domino ORADO di Tanah Bumbu

Kamis, 26 Mar 2026 - 11:52 WITA