TANAH BUMBU, KALIMANTANVIEW.COM, – Pelabuhan Batulicin di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mencatatkan kenaikan jumlah penumpang sebesar 10% pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Lonjakan signifikan ini menjadi indikator positif bagi pertumbuhan sektor transportasi dan penguatan ekonomi di wilayah setempat.
General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Pelabuhan Batulicin, Erry Ardiyanto, menegaskan bahwa tren kenaikan ini merupakan dampak langsung dari transformasi infrastruktur dan peningkatan fasilitas layanan yang dilakukan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang, seperti renovasi terminal penumpang, penambahan fasilitas dispenser air minum gratis, fasilitas ruang bermain anak, dan penambahan fasilitas informasi jadwal keberangkatan kapal. Hal ini tentu saja mempengaruhi minat masyarakat untuk menggunakan jasa transportasi laut di Pelabuhan Batulicin,” jelas Erry Ardiyanto dalam keterangan resminya, Senin (22/12/2025).
Selain perbaikan fasilitas fisik, efisiensi sistem digital juga menjadi faktor kunci. Menurut Erry, sistem pemesanan tiket online yang semakin terintegrasi memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan mereka secara lebih transparan dan cepat.
Kenaikan arus penumpang ini turut membawa dampak berantai (multiplier effect) bagi perekonomian lokal. Pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di area pelabuhan, mulai dari warung makan, toko suvenir, hingga penyedia jasa transportasi darat, merasakan peningkatan pendapatan yang signifikan berkat padatnya aktivitas penumpang.
Kualitas pelayanan baru ini pun mendapat apresiasi dari pengguna jasa. Siti Rahma, seorang penumpang asal Batulicin yang sedang menuju Pulau Marabatuan, mengaku terkesan dengan perubahan layanan saat ini. “Saya merasa lebih nyaman dan aman bepergian melalui Pelabuhan Batulicin. Layanan kapal juga lebih tepat waktu dan proses check-in semakin cepat,” ungkapnya.
Peningkatan performa di akhir tahun ini diharapkan menjadi tolok ukur keberhasilan program pembangunan infrastruktur yang telah dijalankan, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi kemajuan sektor transportasi dan pariwisata di Kabupaten Tanah Bumbu ke depan.









