Jejakrekam Awal Terbentuknya Posko SatuJiwa

- Redaksi

Kamis, 19 September 2024 - 15:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelda Indro Turseno (kiri) bersama tim Posko SatuJiwa Tanbu. (foto: Dok SatuJiwa Tanbu)

Pelda Indro Turseno (kiri) bersama tim Posko SatuJiwa Tanbu. (foto: Dok SatuJiwa Tanbu)

Batulicin – Konsep SatuJiwa memiliki arti mendalam dalam konteks masyarakat Indonesia. Nilai-nilai solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang terkandung dalamnya mendorong setiap individu untuk saling membantu.

Dalam berbagai sektor kehidupan, SatuJiwa berfungsi sebagai fondasi penguatan sosial yang dapat mengatasi permasalahan masyarakat. Dengan demikian, inisiatif ini tidak hanya relevan secara kemanusiaan, tetapi juga strategis dalam pembangunan sosial-ekonomi bangsa.

Pelda Indro Turseno, anggota Babinsa Koramil 1022-05/Karang Bintang, berperan penting dalam pendirian SatuJiwa di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Inisiatif muncul sebagai respons terhadap keluhan masyarakat akibat pandemi Covid-19, di mana banyak warga tidak menerima Bantuan Tunai Langsung (BLT).

Melalui diskusi dan persetujuan dari Komandan Kodim 1022 Tanah Bumbu pada saat itu, Letkol Czi Bintarto Yulianto, posko SatuJiwa didirikan sebagai tempat pertemuan dan koordinasi bantuan.

“Pendirian SatuJiwa berawal dari situasi sulit di Desa Sarigadung, yang sejak itu mengalami pemekaran menjadi Desa Kupang Berkah Jaya. Kondisi pandemi memicu kebutuhan akan dukungan sosial yang lebih terstruktur untuk membantu masyarakat yang terpuruk. Melalui inisiatif ini, diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan bantuan langsung atau edukasi tentang kepedulian sosial,” ungkapnya, Jumat (20/09/2024).

Seiring waktu, SatuJiwa berkembang bukan hanya di satu desa, tetapi juga meluas ke desa lain dan bahkan luar kabupaten. Komunitas seperti Kotabaru dan Pelaihari, Kaltim, Jatim menjadi bagian dari gerakan ini, menunjukkan dampak meluas yang dihasilkan. SatuJiwa tidak hanya memberikan bantuan tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk aktif partisipasi dalam membangun solidaritas sosial.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tanah Bumbu Hadiri Peluncuran Sekolah Garuda, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

Indro menilai, dampak positif dari SatuJiwa terlihat jelas melalui peningkatan solidaritas antar warga. Banyak individu dari berbagai latar belakang, merasakan manfaat dari inisiatif ini. Dalam rentang waktu empat tahun, memasuki lima tahun, ribuan orang telah mendapatkan bantuan yang menunjukkan luasnya pengaruh positif dari SatuJiwa dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.

Kolaborasi antara individu, komunitas, dan pemerintah sangat penting dalam mendukung gerakan SatuJiwa. Individu diharapkan berkontribusi melalui tindakan nyata, sementara komunitas berfungsi sebagai penggerak. Pemerintah juga berperan dengan memberikan dukungan kebijakan yang memfasilitasi program-program peduli sosial.

Teranyar, posko SatuJiwa merilis sebuah lagu yang oleh Pelda Indro Turseno sebagai pencipta, lagu diberi judul “Bersinar Dalam Kegelapan”.

“Lagu Posko SatuJiwa merupakan sebuah pencapaian yang sangat panjang, lahir dari perjalanan perjuangan panjang, dedikasi tanpa pamrih, serta cita-cita luhur dan ikhlas,” bebernya.

Indro menjelaskan, kegiatan sosial posko SatuJiwa sebuah gerakan kecil untuk hasil gerakan besar demi kemanusian.

Baca Juga :  Tim SatuJiwa Sambangi Nenek Sebatangkara di Kecamatan Simpang Empat

Adapun beberapa lagu yang telah tercipta dan menjadi representasi dari SatuJiwa ini antara lain: “Satu Jiwa Beriman,” “Posko Satujiwa,” “Sang Presiden Satujiwa,” “Sang Jenderal Satujiwa,” “Rumah Qur’an Satujiwa,” dan “Pak Narno Sang Presiden”.

Setiap lagu memiliki makna yang dalam, menyampaikan pesan moral serta spiritual yang tak hanya relevan dengan program-program SatuJiwa, namun juga memberikan inspirasi bagi semua orang yang mendengarkannya.

Lagu-lagu ini bukanlah sekadar komposisi musik biasa. Mereka lahir dari kolaborasi antara Kreator dan Imam Januar. Dua sosok yang memahami betul bagaimana seni dapat menjadi alat yang kuat untuk menggerakkan hati dan menyebarkan kebaikan.

“Satu Jiwa Beriman” diciptakan untuk menyatukan setiap insan dalam satu misi besar, membangun kebaikan dan memperkokoh keimanan.

“Makna dibalik terciptanya lagu-lagu ini adalah untuk menyampaikan kepada dunia bahwa Posko SatuJiwa hadir bukan hanya sebagai wadah sosial, tetapi juga sebagai pusat gerakan spiritual yang membawa misi kebaikan untuk seluruh umat. Musik dipilih sebagai medium untuk menyebarkan pesan ini, karena dengan musik, pesan dapat lebih mudah dipahami, diresapi, dan dirasakan oleh berbagai kalangan,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Perkuat Pendataan Keluarga, TP PKK Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Dasawisma 2026
Gandeng LAN RI, Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan ASN Corporate University
Evaluasi Kinerja, Ketua TP PKK Tanah Bumbu Dorong Inovasi Program di Tahun 2026
Buka Pra-FKP RKPD 2027, Bupati Tanah Bumbu Luncurkan Rumah Aksi Pembangunan
Tinjau Stan Inacraft 2026, Bupati Andi Rudi Latif Dorong Produk UMKM Tanah Bumbu Mendunia
Tampil Sempurna, Paskibraka Tanah Bumbu Sukses Kibarkan Merah Putih di Hari Pahlawan ke-80
Peringatan Hari Pahlawan 7 Februari ke-80, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Warga Teladani Semangat BerAKSI
Peringati Hari Pahlawan 7 Februari ke-80, Ratusan Peserta Ikuti Napak Tilas di Pagatan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WITA

Perkuat Pendataan Keluarga, TP PKK Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Dasawisma 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:50 WITA

Gandeng LAN RI, Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan ASN Corporate University

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:30 WITA

Evaluasi Kinerja, Ketua TP PKK Tanah Bumbu Dorong Inovasi Program di Tahun 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:09 WITA

Buka Pra-FKP RKPD 2027, Bupati Tanah Bumbu Luncurkan Rumah Aksi Pembangunan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:07 WITA

Tampil Sempurna, Paskibraka Tanah Bumbu Sukses Kibarkan Merah Putih di Hari Pahlawan ke-80

Senin, 9 Februari 2026 - 11:31 WITA

Peringatan Hari Pahlawan 7 Februari ke-80, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Warga Teladani Semangat BerAKSI

Senin, 9 Februari 2026 - 07:17 WITA

Peringati Hari Pahlawan 7 Februari ke-80, Ratusan Peserta Ikuti Napak Tilas di Pagatan

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:51 WITA

Andi Mustari Terpilih Aklamasi Pimpin KORMI Tanah Bumbu Periode 2026–2030

Berita Terbaru