Bupati Tanah Bumbu Ajak Wujudkan Sekolah Berbudaya dan Berwawasan Lingkungan

- Redaksi

Jumat, 14 Maret 2025 - 15:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Bumbu, KalimantanView.com – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif mengajak sekolah untuk mewujudkan sekolah berbudaya dan berwawasan lingkungan.

Yaitu, melalui gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah.

Ini, sejalan dengan salah satu Visi Misi daerah yakni mewujudkan Tanah Bumbu menjadi daerah yang hijau, bersih, dan berwawasan lingkungan.

Ajakan tersebut, terungkap saat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Tanah Bumbu, Eryanto Rais, membacakan sambutan bupati pada kegiatan sarasehan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2025 di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Jumat (14/3/2025).

Kegiatan ini, menjadi bagian dari akselerasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup.

Khususnya, di sekolah-sekolah sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Program Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup (Sekolah Adiwiyata) yang kita dorong di Kabupaten Tanah Bumbu merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini,” kata Bang Arul, sapaan akrab Bupati Tanah Bumbu.

Upaya ini, mencakup pengelolaan sampah dengan prinsip 3R.

Salah satunya melalui Bank Sampah, penghijauan sekolah, serta berbagai kegiatan pelestarian lingkungan lainnya.

Dengan langkah-langkah ini, tidak hanya mengurangi pencemaran.

Baca Juga :  PPID Kabupaten/Kota Se Kalsel Diberi Sosialisasi dan Monev Terkait KIP

Tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.

“Gerakan ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta mendukung visi Kabupaten Tanah Bumbu untuk menjadi daerah yang hijau, bersih, dan berwawasan lingkungan,” sambung Bang Arul.

Sebabnya, Bang Arul berharap materi tentang pengelolaan lingkungan dapat lebih massif diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan.

Agar pelajar tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan secara teori.

Namun juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, maupun masyarakat umum, untuk terus mendukung dan berperan aktif dalam gerakan ini,” ajak dia.

Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Kabupaten Tanah Bumbu mulai ada sejak tahun 2008.

Jumlahnya saat ini ada 58 sekolah hingga tahun 2024.

Seiring waktu, terus bertambah sebanyak 6 sekolah adiwiyata kabupaten pada tahun 2025.

Sehingga, jumlahnya sudah mencapai 64 sekolah dari target sasaran 341 sekolah se-Kabupaten Tanah Bumbu.

Baik tingkat dasar, menengah maupun sekolah tingkat menengah atas sederajat.

Dengan kluster Sekolah Adiwiyata Kabupaten, Sekolah Adiwiyata Propinsi, Sekolah Adiwiyata Nasional bahkan ada yang mencapai Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Baca Juga :  Bupati Tanbu Hadiri Sertijab Kepala BPK-RI Kalsel

Untuk sekolah yang sudah memperoleh predikat Adiwiyata, harapannya terus meningkatkan kepedulian sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup.

Dengan memperhatikan aspek kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase, aspek pengelolaan sampah, aspek pemeliharaan dan penanaman pohon/tanaman.

Kemudian, aspek konservasi air, aspek konservasi energi dan aspek inovasi terkait perilaku ramah lingkungan hidup.

Dengan komitmen bersama, akan dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Kegiatan ini, mulai dari penanaman pohon, dan penyerahan tempat sampah kepada perwakilan pelajar dari semua tingkatan sekolah.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup, Jo Kumala Dewi.

Juga, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Kalimantan Kementerian Lingkungan Hidup, Fitri Harwati dan Kasubtim Pendidikan Karakter Direktorat SMP, Catur Budi Santosa.

Lainnya, Perwakilan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Hariyanie.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Tambrin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu beserta jajaran.

Hadir pula, Camat beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Karang Bintang.

Kepala SD, SMP, SMA Adiwiyata Kabupaten Tanah Bumbu.

Berita Terkait

Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e, Magnet Wisata dan Ekonomi Tanah Bumbu
Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Digitalisasi Transaksi untuk Genjot PAD
12 Tahun Menanti, Tanah Bumbu Raih Juara Umum PORDA PERPAMSI Kalsel 2026
Sinergi PKK dan SKPD Tanah Bumbu Siapkan Lima Agenda Besar 2026
Tingkatkan Kapasitas, Kader PKK Tanah Bumbu Ikuti Pelatihan Administrasi
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Rakoor Satgas Makan Bergizi Gratis
Produk Unggulan Tanah Bumbu Tampil di Sirang Kriya Banua TMII
Karnaval Mallibu Kampong Awali Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e 2026

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:34 WITA

Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e, Magnet Wisata dan Ekonomi Tanah Bumbu

Rabu, 22 April 2026 - 11:00 WITA

Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Digitalisasi Transaksi untuk Genjot PAD

Senin, 20 April 2026 - 11:15 WITA

12 Tahun Menanti, Tanah Bumbu Raih Juara Umum PORDA PERPAMSI Kalsel 2026

Senin, 20 April 2026 - 10:05 WITA

Sinergi PKK dan SKPD Tanah Bumbu Siapkan Lima Agenda Besar 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 15:35 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Rakoor Satgas Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 18 April 2026 - 13:36 WITA

Produk Unggulan Tanah Bumbu Tampil di Sirang Kriya Banua TMII

Kamis, 16 April 2026 - 12:03 WITA

Karnaval Mallibu Kampong Awali Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:36 WITA

Andi Rudi Latif Resmi Buka Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e

Berita Terbaru

Advetorial

Sinergi PKK dan SKPD Tanah Bumbu Siapkan Lima Agenda Besar 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 10:05 WITA